Pandemi ini entah akan berakhir kapan. Begitulah kiranya kalimat tersebut mengingatkan kita semua untuk selalu berjaga menghadapi korona. Semua mengalami perlambatan bahkan beberapa harus mengibarkan bendera putih. Menyerah dan kalah. Para pegiat literasi pun juga begitu, tentulah harus berjuang di tengah pandemi. Termasuk juga dalam menjual buku.

Apakah kita harus menyerah dalam menjual buku di kala pandemi?Mimin rasa tidak. Justru korona merupakan kesempatan untuk melakukan sebuah terobosan. Mau gak mau, kita harus harus tetap berjuang untuk mempertahankan pemasukan. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk membuat buku kita bisa dibeli di kala pandemi.

  1. Manfaatkan media sosial. Tentu di era digital sekarang ini semua memiliki media sosial dong. Banyak kita jumpai banyak status yang isinya berjualan apa pun. Kita sebagai penulis pun jangan malu untuk memajang buku kita di media soial.
  2. Perbanyak jaringan. Memang sih kita belum bisa bertatap muka. Untuk itu, secara daring kita bisa untuk memperluas jaringan yang ada.
  3. Bisa menggunakan lokapasar. Nah, cara terakhir yang bisa digunakan adalah memajang buku yang dijual di lokapasar. Selain itu, bisa juga bekerjasama dengan penerbit buku yang memiliki sistem daring seperti BAKBUK.ID.

Selamat berjualan dengan gembira (*)

Continue Reading
Menjaga Pikiran Agar Tetap Positif

Bikin buku kok dalam hitungan hari? Kayak kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso aja. Mungkin kalian pada ketawa membaca kalimat di depan ya? Zaman semakin maju kok malah dipersulit. Sudah…
Menjaga Pikiran Agar Tetap Positif

Bikin buku indie itu sangat mudah dan menyenangkan. Lho kok bisa? Salah satu keunggulan yang dimiliki penerbitan buku indie adalah kepastian dan kecepatan proses penerbitannya. Kadang-kadang teman-teman banyak yang harus…

Zaman semakin maju, begitu pun juga dengan dunia penerbitan buku. Ketika dulu menulis buku harus menempuh proses berbulan-bulan dan makan hati. Maka sekarang itu tak perlu lagi terjadi. Penulis sendirilah…

Wabah korona memang sudah menghancurkan banyak negara termasuk Indonesia. Kedatangannya yang secara tiba-tiba dan dengan cepat meluas membuat kita semua terhenyak. Diam. Berjaga diri. Semuanya kita lakukan untuk memutus mata…

Sejak diberlakukannya kebijakan social distancing dan work from home, di beberapa daerah mulai menampakkan kesunyian. Banyak warga yang memutuskan melakukan semuanya dari rumah walaupun juga ada yang tetep ngotot untuk…
Mengenal Paham Indie di Kalangan Anak Muda

Oh, represi koloni menghakimi Oh, ironi terkunci menghantui Derau amarah, korban yang salah Bukti dibantah, habis dijarah Penggalan lirik miliki band Tashoora di atas menunjukkan semangat indie yang diusung oleh…

Salah satu genre dalam dunia kepenulisan adalah personal literature. Buku personal literature sebenarnya mudah dibuat. Mengapa demikian? Karena buku personal literature berdasarkan apa yang dialami oleh sang penulis. Salah satu…