Membicarakan Desain Grafis Tanpa Menggurui

Awal bulan Juni lalu, sebuah buku baru kembali dirilis oleh BAKBUK.ID. Judulnya “Rasa-rasa Emosional Desain Grafis”. Adalah Arsita Pinandita sang penulisnya, ini kali kedua ia menerbitkan buku bersama kami. Buku pertamanya dengan tema Punk juga menjadi primadona penjualan. Lalu kenapa buku keduanya diberi judul yang panjang dan nyentrik? Tenang, nanti akan kita bahas di bagian akhir, karena berkaitan dengan sampulnya yang sangat artsy.

Membaca buku ini serasa kita sedang berdiskusi dengan penulisnya. Sebagai orang yang awam tentang dunia grafis, buku ini dengan mudah bisa dicerna. Diksi yang dipilih oleh penulis sangat lekat dengan keseharian kita. Tidak ada bahasa yang rumit dan membuat kita mengernyitkan dahi. Kenyamanan pembaca semakin diperhatikan tatkala tata letak dan ukuran huruf sangat pas dengan mata pembaca.

Buku ini memang hadir sebagai pengisi kekosongan bahasan mengenai desain grafis di negeri ini. Selain itu, pengalaman penulis berada di ranah praktisi dan akademisi menjadi sebuah keunggulan tersendiri. Lewat tulisannya, penulis ingin menjadi jembatan antara dunia kerja dan bangku kuliah. Pada akhirnya memang semua kembali kepada sebuah pilihan ketika menekuni bidang desain grafis.Setidaknya buku ini akan menuntunmu menjadi individu yang mampu memberikan “roh” emosional untuk karyamu. Bukan sebuah karya yang kosong dan akhirnya mati! Oh ya, buku ini dijual sangat terbatas dan tidak ada cetak ulang. Membeli buku ini kalian akan mendapatkan keychain alias gantungan kunci kulit. Selamat berburu bukunya di tautan berikut ini buku rasa-rasa desain.(*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *