Strategi Menjaga Fokus Saat Menulis

Menulis membutuhkan komitmen dan tentunya fokus agar dapat menyelesaikan tulisan yang sudah dibuat. Biasanya ketika menulis, teman-teman asyik sekali dalam menggoreskan kata-kata. Bahkan saking asyiknya malah keluar dari tema yang sedang dituliskan. Itulah mengapa fokus dalam menulis menjadi hal yang mendasar untuk dimiliki oleh para penulis.

Menjaga fokus saat menulis sebenarnya merupakan hal mudah yang dapat dilakukan oleh seorang penulis. Tentu dengan melatihnya setiap saat. Semakin banyak menulis maka akan semakin mudah pula kita menemukan strategi dalam menjaga fokus saat menulis. Apabila teman-teman merasa kesulitan dalam menjalaninya, bisa mencoba beberapa strategi di bawah ini:

  • Sediakan catatan di dekatmu. Mengapa harus menyiapkan catatan? Begini teman-temanku yang super, jika kita memiliki pola pikir yang melompat-lompat maka catatan sangat kita butuhkan. Tujuannya untuk merekam ide yang terus bermunculan. Jangan sampai malah ide itu malah terlepas. Bisa juga nanti malah ide tersebut dijadikan insert bagi tulisan yang kita buat.
  • Buatlah diri sesantai mungkin. Menulis membutuhkan ketenangan. Ketika kita sudah memiliki sebuah tenggat waktu untuk sebuah tulisan maka selesaikan. Jangan sampai malah kita membuat tulisan baru. Selesaikan dulu baru setelahnya membuat tulisan yang lain. Ya mirip kayak sebuah hubungan dong. Harus ada akhirnya, bukan malah digantungin.
  • Buatlah komitmen pada dirimu sendiri. Ini adalah hal yang penting juga untuk dilakukan. Ketika kamu sudah memutuskan membuat tulisan maka penuhilah komitmen pada dirimu sendiri. Selalu ingat tujuan awalmu menulis untuk apa. Bila kamu bisa berkomitmen dengan dirimu sendiri maka lebih baik berhenti menulis.
  • Singkirkan benda ataupun hal yang bisa membuatmu terganggu. Di era seperti sekarang ini godaan untuk berhenti di tengah jalan semakin terbuka lebar. Adanya gawai membuat kita kadang malah fokus dengan gawai. Bisa juga kita sudah mengotori pikiran dengan ketakutan. Hal-hal dan benda yang membuatmu gagal fokus lebih baik disingkirkan terlebih dahulu. Ingat! Menulis adalah menempuh jalan kesunyian. (*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *