Memahami Jenis-jenis Serta Langkah Membuat Parafrasa

Menerbitkan Buku Dalam Hitungan Hari Bukan Lagi Mimpi

Setelah kemarin membahas apa itu parafrasa di tulisan kali ini kita akan membahas mengenai memahami jenis-jenis serta langkah membuat parafrasa. Oya sebelum kelupaan, penggunaan parafrasa ini dapat digunakan juga untuk tulisan fiksi. Teman-teman jangan terpaku pada bahwa parafrasa hanya untuk non fiksi.

Baiklah, kita akan membahas satu persatu dimulai dari jenis parafrasa. Ada dua jenis parafrasa yang umumnya dikenal.

  1. Parafrasa bebas, jenis parafrasa ini memberikan kebebasan kepada penulis untuk membahasakan ulang gagasan yang dibacanya. Tidak ada keharusan untuk menggunakan ulang kata-kata yang digunalan pada gagasan.
  2. Parafrasa terikat, jenis parafrasa ini terikat dengan gagasan yang akan ditulis ualng. Penulis harus menuliskan ulang kata-kata yang tercantum di gagasan yang ada.

Setelah memahami jenis-jenis parafrasa yang ada, kita akan bveralih mengenai cara membuat parafrasa yang baik dan benar. 

  • Membaca tulisan yang akan secara teliti dan berulang-ulang.
  • Tuliskan kembali apa yang sudah kita baca tadi.
  • Kembangkan kalimat inti yang sudah kita tuliskan.
  • Gunakan dengan bahasa kita sendiri..
  • Pakailah kata bersinonim.
  • Ubahlah kalimat langsung menjadi tidak langsung.
  • Ubahlah juga kalimat aktif menjadi kalimat pasif.

Jika sudah mengetahui jenis dan cara membuatnya, tak ada salahnya teman-teman untuk mulai melatihnya.(*)

You might also like

One thought on “Memahami Jenis-jenis Serta Langkah Membuat Parafrasa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *