Cara Menulis Buku Memoar

Cara Menulis Buku Memoar
Pernahkah ada yang mendengar buku memoar? Atau setidaknya mengetahui memoar itu apa? Memoar itu adalah catatan atau kisah tentang hidup yang dialami oleh teman-teman semua. Yang membedakan autobiografi dengan memoar adalah kisah yang dituliskan. Memoar mengisahkan “cuplikan” dari kisah hidup yang dianggap menarik. Sedangkan autobiografi menjelaskan secara keseluruhan kisah hidup yang dialami. Semacam siklus hidup yang dialami.

Pada dasarnya menulis memoar sebenarnya relatif mudah. Mengapa demikian? Memoar membutuhkan kemampuan mengingat peristiwa yang dialami. Penulis juga harus mampu untuk mengangkat beberapa kisah hidupnya yang menarik disajikan ke pembaca.

Adapun cara menulis buku memoar bisa dimulai dari beberapa hal di bawah ini :

  • Buatlah diagram ataupun pemetaan mengenai kisah hidupmu yang menarik dan tentunya bisa menginspirasi banyak orang.
  • Saat sudah proses menulis, fokuskan kepada momen yang sudah teman-teman tuliskan di outline.
  • Sebaiknya jangan membuat buku memoar yang menceritakan urutan peristiwa di kehidupanmu. Ingat, ini menulis buku memoar bukan autobiografi.
  • Berilah data-data pendukung untuk buku memoar. Sehingga tulisan yang kamu hasilkan akan semakin kaya dan menyeluruh.
  • Beraniah jujur untuk menuliskan buku memoar yang kamu buat. Salah satu daya tarik dari buku memoar dan harus dilakukan adalah menulis dengan jujur.
  • Ajaklah pembaca masuk dan mengalami kisah yang kamu tuliskan. Tujuannya untuk membangun kedekatan emosional dengan mereka. Sebuah tulisan memoar hendaknya tidak memiliki jarak dengan pembacanya.

Tertarik mencoba membuat buku memoar?(*)

You might also like

2 thoughts on “Cara Menulis Buku Memoar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *