Cara Menarik Naskah Dari Penerbit

Hal yang membuat galau para penulis adalah menunggu kepastian naskahnya diterbitkan atau tidak. Kadang kala sudah menunggu beberapa lama terkait kepastian naskah. Ternyata eh ternyata naskahnya ditolak. Terus kalian ngerasa bingung dan gundah gulana. Mau diapain ni naskah?

Sebagai penulis kalian memiliki kuasa penuh atas naskah yang dibuat. Jadi gak usah takut untuk menarik naskah yang dikirimkan. Penarikan naskah juga dapat dilakukan bila sebuah penerbit mengingkari perjanjian yang dibuat oleh kedua belah pihak.

Mimin akan membagikan sedikit tips bagaimana sih langkah yang perlu dilakukan untuk menarik naskah dari penerbit. Harapannya jangan sampai ada konflik yang akan muncul setelah kalian menarik naskah. Adapun cara menarik naskah dari penerbit adalah sebagai berikut :

  • Tulislah subjek email dengan jelas. Apabila kalian melalui email maka wajib hukumnya untuk menuliskan subjek email. Setelah itu, tuliskan tujuan yang ingin disampaikan di badan email. Selanjutnya lampirkan surat penarikan naskah.
  • Sampaikan salam, alasan penarikan naskah yang logis dan diakhiri dengan ucapan terima kasih. Di bagian surat penarikan naskah kalian harus mencantumkan tiga hal tersebut. Kenapa harus begitu? Biar hubungan kalian dengan penerbit baik-baik saja. Tidak menimbulkan konflik.
  • Gunakan bahasa yang santun. Hal yang perlu diingat adalah pergunakan bahasa yang santun. Setidaknya bahasa Indonesia yang formal bukan bahasa gaul ya!
Mimin hanya bisa mendoakan saja agar naskah teman-teman bisa lolos seleksi. Kalau ingin mengirimkan naskah tanpa takut ditolak bisa klik DI SINI.(*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *