Teknik Jitu Menulis Buku Biografi

Salah satu genre dalam buku non fiksi adalah buku biografi. Yups, buku biografi ini seringkali kita jumpai dipajang di rak toko buku baik yang konvensional ataupun online. Kebanyakan dari toko buku ini mengangkat kisah tokoh-tokoh yang sudah mendunia dan memiliki pengaruh. Sebut saja misalnya biografi Steve Jobs, Jack Ma, dan masih banyak tokoh lainnya.

Sebelum BAKBUK.ID memberikan teknik jitu menulis buku biografi. Mimin bakalan kasih tau dulu perbedaan antara buku autobiografi dan biografi. Begini ya dek, buku autobiografi merupakan buku yang ditulis untuk menceritakan kisah yang kalian alami. Mudahnya, buku ini menceritakan kisah perjalanan hidupmu. Sedangkan buku biografi adalah buku yang dibuat untuk mengisahkan orang lain yang biasanya memiliki pengaruh positif untuk kehidupan ini. Tentu saja tidak semua kisah hidup yang dialami dituliskan. Kita dapat mengambil cuplikannya saja, semisal kisah suksesnya, perjuangan dalam menghadapi kebangkrutan dan hal positif lainnya.

Berikut adalah teknik dasar untuk menulis buku biografi yang bisa kalian jadikan panduan:

  1. Carilah tokoh yang menarik. Tokoh menjadi hal yang penting dalam menentukan seperti apa nantinya buku biografimu. Cari tokoh yang bisa memberikan dampak luar biasa. Di era digital seperti ini bukan lagi menjadi kendala untuk mencari tokoh yang inspiratif. Sebagai contoh bisa saja kita mengambil para orang-orang yang sukses membangun marketplace ataupun start up.
  2. Pastikan temamu sudah mengerucut. Fokus! Menjadi kata kunci dalam setiap kali kita menulis. Boleh saja kalian menulis tokoh-yokoh siapapun di dunia tanpa kecuali. Tetapi kalian harus tetap pada benang merahnya. Mengangkat tema start up digital, tentu kalian juga akan harus pahami betul dengan start up yang sedang merebak. Hindari untuk keluar dari tema yang sudah ditentukan. Ini membuat para pembaca menjadi bingung.
  3. Lengkapi data dan fakta mengenai tokoh yang kalian tulis. Teknik selanjutnya adalah kalian harus mengumpulkan dan melengkapi tulisan yang kalian buat. Carilah data dan fakta sebanyak mungkin, yang mendukung tema kalian lho ya. Jangan sampai melebar! Kalian bisa saja untuk wawancara dengan sang tokoh. Andai kata tidak memungkingkan bisa juga untuk mencari data sekundernya.
  4. Tentukan sudut pandang yang akan kita gunakan. Seperti yang sudah mimin tulis di awal tadi. Gak mungkin kita akan mengangkat kisah hidup seseorang secara utuh dan menyeluruh. Kepandaian kita dalam menentukan sudut pandang diuji di sini. Ketika kita mengangkat tema tentang usaha start up digital, maka sudut pandang yang digunakan bisa saja ketika tokoh tersebut merintis usaha tersebut. Gimana? Udah siap bikin buku biografi? Atau mau bikin autobiografimu pas ditinggal mantan nikahan? Hihihi…(*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *