Asyiknya Menerbitkan dan Menjual Buku Secara Self Publishing

Banyak sekali penulis yang harus menguburkan impiannya karena naskahnya ditolak oleh penerbit besar. Cita-cita mereka nenjadi penulis hancur dan berantakan. Memang tidaklah mudah untuk menembus sebuah pernerbitan besar. Selain nama besar yang sudah kalian sandang, tulisan kalian juga berdesakan dengan penulis lainnya. Faktor lainnya adalah keberuntungan.

Setelah mendengar kenyataan di atas, apakah kalian akan tetap menulis? Atau malah berhenti? Atau juga malah ganti passion? Sebenarnya gak usah sepanik itulah bro n sis.

Naskah ditolak ya pede aja. Anggap aja belum dibukakan pintu rezekinya. Maka kita harus mengetuk pintu rezeki lainnya. Salah satunya kalian harus mencoba menerbitkan buku self publishing di Bakbuk.id.

Kalian kira-kira kalian bayangin gak sih, kenapa self publishing sekarang mulai menjadi marak dan lebih mengasyikkan daripada penerbit mayor?

  1. Penulis memiliki kuasa penuh terhadap sepenuhnya. Inilah salah satu asyiknya menerbitkan dan menjual buku secara self publishing. Kalian akan memiliki kuasa penuh terhadap bukumu. Dari masalah sampul sampai dengan pendistribusian kalian memegang peranan penting. Sehingga kalian akan menghasilkan sebuah buku yang sesuai dengan keinginan kalian. Idealisme kalian akan benar-benar bisa dipertahankan, gak seperti di penerbit mayor.
  2. Menjadi salah satu sumber pendapatan pasifmu. Pastinya pernah mendengar kalimat passive income kan? Nah, ketika kalian memilih cara self publishing maka kalian sedang menambah pundi-pundi pendapatanmu. Buku yang diterbitkan secara self publishing akan memiliki daya jangkau lebih luas dan gak terbatas waktu.
  3. Membangun direct connection. Keasyikan lainnya yang bisa kalian temui ketika menerbitkan buku secara self publishing adalah kalian bisa membangun kedekatan dengan pembaca kalian. Direct connection adalah hubungan langsung yang terjadi antara penulis dan pembaca. Ini bisa terjadi karena kalian sebagai penulis juga berfungsi sebagai penjual buku. Hubungan inilah yang harus dipelihara, merekalah (pembaca) yang akan membuka pintu rezekimu.
  4. Jangkauan penjualan bukumu lebih luas. Inilah yang mendukung pernyataan sebelumnya bahwa passive incomemu akan meningkat. Keahlianmu dalam memasarkan produk diuji di sini. Kalian bisa dengan leluasa untuk menjual bukumu di mana saja. Bisa lewat toko buku offline dan online, bisa juga malahan menjual melalui marketplace lokal atau bahkan internasional. Yakin gak tertarik?
  5. Pembagian royalti yang lebih besar. Ini dia, yang bikin kalian pada ngiler. Kalau kalian nerbitin buku di penerbit major royaltinya paling besar hanya 10%. Hal yang berbeda akan kalian temui jika menerbitkan dan menjual bukumu secara self publishing. Royalti bisa sampai 60%. Semakin banyak buku terjual maka royaltimu akan semakin besar. Lumayanlah bisa buat beli kopi…Gimana masih ragu milih self publishing? Atau masih ikhlas naskah ditolak terus? Upssss…:-)(*)

You might also like

One thought on “Asyiknya Menerbitkan dan Menjual Buku Secara Self Publishing”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *