Buku Cetak Lebih Baik Dibandingkan E-Book. Kok Bisa?

Hai…para pembaca yang budiman dan menawan. Apa kabar? Sudah makan belum? Jadi gini, mimin bakalan ngasih tulisan yang bakalan memperluas wawasan kalian. Mimin sangat yakin, kalian di sini pada suka membaca yee kan? Tapi tunggu dulu, pilih mana sih buku cetak (fisik) atau malah e book. Weitss kayak PEMILU aja nih ada 2 kubu. Tenang-tenang gak usah pada kelahi gitu. Mimin akan kasih sedikit gambaran kenapa buku cetak lebih baik dibandingkan e book. Kita simak yuk…

Buku cetak alias buku fisik memiliki keunggulan dibandingan e-book, ada beberapa alasan yang mimin bakal kemukain di sini.

  1. Buku cetak akan lebih kuat dan tahan lama. Buku cetak akan memiliki ketahanan fisik yang oke jika kalian bisa merawatnya dengan baik. Dia bisa kamu taruh di mana aja dan gak butuh listrik. Gampangnya sih, dia gak bakalan cepet rusak.
  2. Buku cetak dapat mempercantik interior rumahmu. Bagi kalian yang udah berumah tangga atau berencana rumah tangga, buku cetak dapat kalian sebagai aksen untuk mendekorasi ruangan kalian. Buku yang ditata rapi dan dipadukan dengan misalnya action figure akan membuat ruangan kalian makin indah dipandang.
  3. Berperan dalam menghemat energi. Membaca buku cetak membuat kalian mengurangi penggunaan konsumsi energi listik bagi bumi ini. Sehingga kalian juga akan lebih bisa menyatu dengan alam. Merasakan kebaikan alam mengalir di pikiran kalian.
  4. Mata kalian gak bakal cepat lelah. Gak dipungkiri kalau kalian membaca e-book melalui gawai akan membuat mata lelah. Selain kalian harus fokus kepada tulisan yang dibaca, mata kalian juga dipaksa melihat piksel pada layar gawai kalian. Mirip kayak Hayati, kalian bakal lelah.
  5. Membaca buku cetak mendukung penulis untuk maju. Kok bisa? Dengan membaca buku cetak tentunya yang asli lho ya, kalian mendukung penulis kalian selalu berkarya. Hasil dari pembelian akan menjadi royalti dan dapat digunakan untuk menunjang karya serta hidup sang penulis. Bayangin aja, kalian dapat e-book di gawai kalian. Udah cuma dapat dari grup sebelah, gak asli, terus kapan kalian bakalan apresiasi dunia literasi? Miris…bikin nangis!:-( (*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *