Seandainya Naskah Ditolak, Kita Bisa Apa?

Naskah ditolak? Apa yang akan dilakukan? Marah? Kecewa? Banting laptop? Come on, naskah ditolak bukan berarti hidup kalian kelar juga. Naskah kalian ditolak merupakan bagian perjalanan dari dunia kepenulisan. Jadi kalian gak usah terlalu heboh sendiri, apalagi malah posting di media sosial.

Lalu kita bisa apa ketika naskah ditolak? Tenangkan pikiran dan hatimu. Ketika naskah ditolak justru ini menjadi sebuah kesempatan untuk menjadi lebih baik. Ibarat kata kayak kita ditolak sama gebetan. Jadi hadapilah dengan kepala tegak. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan jika naskah ditolak.

1. Bersyukur. Mimin tau kalian bakal nyesek ketika dapat surel dari penerbit bahwa naskah kalian ditolak. Tetapi beruntunglah kalian yang mendapatkan balasan dari penerbit. Tandanya naskah kalian udah dibaca sama editor.
2. Koreksi diri. Mendapati naskah ditolak maka saatnya kita berani melihat kesalahan yang mungkin kita lakukan saat mengirimkan naskah. Mungkin dari salah ketik, ejaan atau bahkan tata cara yang tidak kita penuhi.
3. Revisi naskahmu. Gak usah pakai lama, langsung perbaiki naskahmu dan kirimkan ke penerbit lainnya. Siapa tau jodohmu di sana.
4. Teruslah menulis. Kalian kan penulis? Jadi kalau kalian gak menulis ngapain dong? Tetaplah berkarya dan produktif membuat tulisan.

Udah tau kan kalian harus ngapain kalau naskah ditolak? Boleh juga lho kirim tulisan kalian ke BAKBUK.ID. (*)

You might also like

3 thoughts on “Seandainya Naskah Ditolak, Kita Bisa Apa?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *