Sosok: Mengenang Nh. Dini

Tanggal 4 Desember 2018, dunia sastra kembali berduka. Seorang penulis perempuan kebanggaan Indonesia meninggalkan kita semua. Beliau adalah Nh. Dini, seorang penulis yang konsisten berkarya hingga usianya yang menua. Dia adalah penulis yang serba bisa walupun banyak novel yang dihasilkannya.Kecintaannya di dunia literasi dimulai sejak kecil, ayahnya selalu menyediakan bacaan untuk Nh Dini kecil. Hal inilah yang membuatnya terangsang untuk menyalurkan bakatnya melalui menulis. Sejak itulah karyanya mulai sering dipublikasikan di media cetak. Berkat ketekunannya, Nh Dini juga berhasil mendapatkan penghargaan dari SEA Award dan pemerintah Indonesia.

Berikut ini sejumlah karya Nh. Dini, baik yang berbentuk puisi, kumpulan cerita pendek, maupun novel adalah sebagai berikut. Puisi (1) “Bagi Seorang jang Menerima” (Gadjah Mada, 1954); (2) “Penggalan” (Gadjah Mada, 1954); (3) “Kematian” (Indonesia, 1958); Kumpulan cerita pendek (1) Dua Dunia (NV Nusantara, 1956,), (2) Tuileries (Penerbit Sinar Harapan, 1982), (3) Segi dan Garis (Pustaka Jaya, 1983); Novel (1) Hati jang Damai (NV Nusantara, 1961), (2) Pada Sebuah Kapal (Pustaka Jaya, 1972), (3) La Barka (Pustaka Jaya, 1975), (4) Sebuah Lorong di Kotaku (1976), (5) Namaku Hiroko (Pustaka Jaya, 1977), (6) Padang Ilalang di Belakang Rumah (Pustaka Jaya, 1978), (7) Langit dan Bumi Sahabat Kami (Pustaka Jaya, 1979), (8)Sekayu (Pustaka Jaya, 1981), (9) Kuncup Berseri (Gramedia Pustaka Utama, 1982), (10)Orang-Orang Trans(1985),(11) Pertemuan Dua Hati (Gramedia, 1986) novel ini telah ddiangkat ke layar perak oleh Wim Umboh (12) Keberangkatan (Gramedia, 1987), (13) Jalan Bendungan (Jambatan, 1989), (14) Tirai Menurun (Gramedia, 1993), (15) Tanah Baru, Tanah Air Kedua (Grasindo, 1997), (16) Kemayoran: cerita Kenangan (Gramedia, 2000), (17) Jepun Negerinya Hiroko (Gramedia, Pustaka Utama, 2000), Dari Parangakik ke Kamboja (2003); Biografi Analisis Hamzah: Pangeran dari Negeri Seberang (Gaya Favorit Press, 1981), Dari Rue Saint Simon ke Jalan Lembang (novel, 2012)

Sekarang engkau sudah berlayar, menjelajahi dunia baru. Selamat jalan sahabat, Nh Dini.(*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *