Mengapa Kita Harus Menulis?

Mengapa kita harus menulis? Sebuah pertanyaan yang sangat reflektif bagi kita semua. Menulis adalah sebuah pekerjaan yang berkaitan dengan kesunyian. Padahal di luar sana hingar bingar orang dengan jejak digitalnya terus menggempur kita. Lalu? Kenapa kita tetap harus menulis? Dan pertanyaan selanjutnya, apakah kita tetap masih mau menjadi penulis.

BAKBUK.ID sebagai pendukung gerakan literasi di Indonesia masih memiliki keyakinan akan munculnya penulis-penulis baru. Maka dari itu, pertanyaan mengenai mengapa kita harus menulis menjadi layak untuk dijadikan motivasi. Setidaknya, ada beberapa alasan yang membuat kita untuk tetap bertekun dalam menulis.

  1. Menulis adalah sarana untuk berbagi. Menjadi seorang penulis membuat kita “dipaksa” untuk berani dan mau berbagi. Melalui tulisan yang kita buat, sebenarnya kita sedang berbagi cerita, emosi dan tentu saja kebaikan bagi orang lain.
  2. Menghilangkan stress. Berdasarkan beberapa penelitian, menulis merupakan sebuah sarana untuk menghilangkan stress. Dengan rutinitas menulis maka faktor pemicu stress akan menghilang.
  3. Merekam peristiwa di suatu masa. Menulis merupakan sebuah upaya untuk merekam sebuah peristiwa. Tulisan yang kita buat dapat menjadi penanda sebuah masa. Tulisan kita akan menjadi dokumentasi bagi sebuah peradaban manusia. Keren kan?
  4. Memberikan motivasi bagi orang lain. Menulis merupakan sebuah media untuk memberikan motivasi bagi orang lain. Inilah sebabnya tulisan kita perlu berisikan kebaikan bukan malah kebencian.
  5. Mendapatkan tambahan penghasilan. Tak dapat dipungkiri, faktor terakhir ini menjadi pemicu agar kita selalu menulis. Mimin berharap, jangan langsung kita berharap mendapatkan uang. Kita harus berproses terus, maka uang pun akan mengikuti. (*)

 

You might also like

One thought on “Mengapa Kita Harus Menulis?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *