Alasan Naskah Ditolak Penerbit, Mau Tahu?

“Maaf, naskah anda tidak bisa diterbitkan di sini.”, apa yang sahabat BAKBUK.ID lakukan ketika mendapat email balasan dari penerbit terkait naskah yang dikirimkan kepada mereka. Nyesek, sedih, kayak ditinggal gebetan atau malah bahagia? Udah nulisnya ngorbanin banyak waktu, tenaga, kuota, pikiran bahkan mungkin hubungan, ealah ujungnya malah gak bisa terbit!

Pengen tau alasan naskah ditolak oleh penerbit? Banyak hal yang bikin penerbit bisa nolak naskahmu. Jadi biar besok kalau kirim naskah gak ditolak lagi. Udah ditolak gebetan, ditolak pula naskahnya. Duhh…

  1. Topik yang ditulis kurang hits.Biasanya penulis terlalu ngotot sama tulisannya, ia berpikir bahwa tulisannya akan laku keras di pasaran. Ini dia yang biasanya bakal jadi penghambat buat naskahmu diterima penerbit. Penulis juga harus jeli untuk melihat pasar, tujuannya biar topik yang dibuat gak basi alias gak laku. Catet ya
  2. Tulisanmu mirip dengan penulis yang lain. Waaa ini…bahaya tingkat dewa. Inilah kenapa berulang kali BAKBUK.ID ngingetin kenapa banyaklah membaca. Ini penting agar tulisanmu tidak mirip dengan orang lain. Karya pertamamu jangan sampai dibilang plagiasi! Bakal gak baik buat karirmu ke depan gengs. Selain itu, banyaklah diskusi dengan temanmu juga. Terima masukannya, jangan mudah baper.
  3. Banyak salah ketik. Penyakit yang juga seringkali tim redaksi BAKBUK.ID ketika mengedit tulisan. Tulisannya keren, setelah makin ke belakang isinya salah ketik semua. Alhasil, redaktur BAKBUK.ID malah jadi editor, tukang ketik, sekaligus penulis. Ini bikin proses review lama bingits. Lebih lama nunggu dari datangnya hujan di musim kemarau. Waspadalah jika tiba-tiba editor menjadi galak!
  4. Sinopsismu bikin editor harus bertapa 40 hari lamanya. Emang sih, sinopsis itu hanya 2-3 halaman, tapi sekalinya editor membaca dan merasa endingnya gantung. Misalnya, “penasaran dengan akhir kisah mereka?” Yaudah deh, editor langsung kabur bertapa menebak ending tulisan kalian.
  5. Cek kembali email redaksi, judul dan hal teknis lainnya. Penerbit itu sebenarnya baik hati, tapi kalo dalam sehari ada ratusan naskah yang masuk tanpa judul atau bahkan tanpa subjek. Sama aja ini menyiksa batin para editor gengs. Mulai saat ini, tolong deh masalah teknik lebih diperhatikan ya kakak-kakak semua.
Tapi jangan terus putus asa, naskah ditolak, tak usah dukun bertindak pula. Kirim saja naskah kalian ke BAKBUK.ID , yang penting no SARA. Mau cerpen, novel, puisi pasti kita terima. Karena naskah ditolak bukan akhir dari segalanya, dan karena buku adalah kita. Kayak kamu dan dia. (*)

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *