Belakangan ini, tren untuk bersepeda kembali menguat. Mungkin juga karena anjuran pemerintah untuk berolahraga bisa mengurangi risiko terkena korna. Toko-toko sepeda pun kepayahan dalam menghadapi permintaan konsumen. Jalan raya juga semakin sering dihiasi oleh pesepeda dari berbagai jenisnya. Namun kadang kala kita semua abai dengan etika bersepeda di jalan raya.

Etika bersepeda di jalan raya merupakan hal penting yang harus selalu diingat dan diterapkan. Pasalnya kita tidak hanya menggunakan jalan tersebu untuk kepentingan pribadi tetapi umum. Ada baiknya kita sedikit mengetahui apa saja etika bagi para pesepeda di jalan raya.

  1. Yakinkan bahwa sepeda kalian dalam keadaan yang baik. Sangat penting untuk memastikan sepeda yang akan dikendarai dalam keadaan yang siap atau laik digunakan. Ini mennyangkut keselamatanmu di jalan raya.
  2. Gunakan perlengkapan pendukung. Bersepeda juga membutuhkan kenyamanan, sehingga kalian perlu menggunakan perlengkapan yang nyaman sekaligus aman. Bisa memakai helm, sepatu , baju jersey dan hal lainnya yang dapat membuat kondisi bersepedamu semakin asyik sekaligus dilindungi.
  3. Jangan melanggar peraturan lalu lintas. Ini yang seringkali menjadi keprihatinan banyak pihak. Bersepeda itu ya seperti pengguna jalan raya lainnya. Tetap patuh pada peraturan yang berlaku. Bukan seenaknya sendiri.
  4. Hargai pengguna jalan raya lainnya. Bersepeda bukan semata-mata saja berolahrga tetapi juga berolah rasa. Kita harus memberikan kesempatan pengendara yang lain untuk berkendara. Mereka juga punya hak yang sama dalam menggunakan jalan raya.
  5. Pergunakan tangan sebagai isyarat. Hal terakhir ini juga penting untuk dilakukan agar mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jika ingin menyeberang pastikan menggunakan ayunan tangan untuk memberi isyarat. Bisa juga sebagai kode yang digunakan road captain untuk memberi panduan ketika bersepeda dalam rombongan.

Bersepeda tidaklah dilarang, siapa sih yang gak ingin hidup sehat? Semua pasti menginginkannya. Bersepeda boleh saha asal tidak melupakan atau bahkan meninggalkan etika.(*)

Continue Reading

Di era pandemi seperti sekatrang ini buka berarti menghentikan kreativitas yang kalian miliki dong. Apa pun pilihan karya yang ditekuni oleh teman-teman harus tetap memperjuangkannya. Korona sebenarnya sebuah momentum untuk…

Belum lama ini pemerintah meminta importir utuk menarik peredaran jamur enoki yang berasal dari Korea Selatan. Produk tersebut diduga terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes yang menyebabkan kejadian Luar Biasa (KLB) di…

Bikin buku secara indie sedang marak akhir-akhir ini. Jalur ini sering dipilih untuk mempermudah menerbitkan karya yang dimiliki. Bisnis buku indie semakin marak di negeri ini. Bahkan di beberapa daerah,…

Seringkali kita menemukan kata yang rancu dalam membaca sebuah tulisan. Kesempatan kali ini, BAKBUK.ID akan membahas kata margin ataukah marjin yang sebenanrnya benar dan sesuai KBBI. Yuk kita simak saja,…
Menjaga Pikiran Agar Tetap Positif

Bikin buku kok dalam hitungan hari? Kayak kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso aja. Mungkin kalian pada ketawa membaca kalimat di depan ya? Zaman semakin maju kok malah dipersulit. Sudah…
Memilih-sepeda-yang-cocok-untukmu

Sejak pandemi korona menyerang, anjuran untuk olahraga menjadi kewajiban yang harus dilakukan. Kita bisa melakukan berbagai macam olahraga, namun akhir-akhir ini bersepeda menjadi tren yang membuat masyarakat tergila-gila. Sepeda pun…
Menjaga Pikiran Agar Tetap Positif

Bikin buku indie itu sangat mudah dan menyenangkan. Lho kok bisa? Salah satu keunggulan yang dimiliki penerbitan buku indie adalah kepastian dan kecepatan proses penerbitannya. Kadang-kadang teman-teman banyak yang harus…

Awal bulan Juni lalu, sebuah buku baru kembali dirilis oleh BAKBUK.ID. Judulnya "Rasa-rasa Emosional Desain Grafis". Adalah Arsita Pinandita sang penulisnya, ini kali kedua ia menerbitkan buku bersama kami. Buku…